Pendahuluan

Artikel ini diambil dari Silsilah Ilmu Parenting Islam yang secara rutin saya bagi kepada para peserta grup parenting islam yang diasuh oleh Kuttab Rumah Qur’an, yaitu grup Murobbiyaat dan grup al Murobbun. Grup ini secara bertahap akan mengupas kitab-kitab para ulama yang menjelaskan ilmu untuk menjadi orang tua yang baik, atau kita istilahkan dengan ILMU PARENTING. Saat ini, kita sedang membahas sebuah kita yang ditulis oleh seorang ulama, yaitu Syaikh Abdul Aziz bin Muhammad as Sadhan yang berjudul Ta’zhimu at Tauhid fii Nufuusi ash Shighor (Pengagungan Tauhid Dalam Jiwa Anak Kecil).

Pada kesempatan ini kita akan membahas ulasan beliau tentang nasehat indah yang disampaikan oleh Nabi shalallahu’alaihi wa sallam pada Abdulloh bin ‘Abbas ketika beliau berusia kurang dari 10 tahun.

Hadits Jagalah Allah Maka Allah Akan Menjagamu

Nabi kita muhammad shalallahu’alaihi wa sallam adalah sosok yang sangat memperhatikan pembinaan generasi masa depan. Beliau shalallahu’alaihi wa sallam sangat memahami pentingnya penanaman iman atau tauhid kepada anak-anak.Diantara contoh nyata metode beliau shalallahu’alaihi wa sallam untuk menanamkan nilai-nilai iman pada usia anak-anak, dapat kita simak dari hadits Abdulloh bin Abbas rodhiyallahu’anhu berikut ini,

 

كُنْتُ خَلْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمًا

Pada suatu hari, saya pernah (dibonceng) dibelakang Rosululloh shalallahu’alaihi wa sallam

فَقَالَ : ” يَا غُلَامُ، إِنِّي أُعَلِّمُكَ كَلِمَاتٍ :

Kemudian beliau shalallahu’alaihi wa sallam bersabda: Nak… Aku akan mengajarkanmu beberapa kata

احْفَظِ اللَّهَ يَحْفَظْكَ،

Jagalah Allah, maka Allah akan menjagamu

احْفَظِ اللَّهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ،

Jagalah Allah, maka engkau akan mendapati Allah berada dihadapanmu

إِذَا سَأَلْتَ فَاسْأَلِ اللَّهَ،

Jika kamu meminta, maka mintalah kepada Allah

وَإِذَا اسْتَعَنْتَ فَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ،

Dan jika kamu meminta pertolongan, mintalah pertolongan kepada Allah

وَاعْلَمْ أَنَّ الْأُمَّةَ لَوِ اجْتَمَعَتْ عَلَى أَنْ يَنْفَعُوكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَنْفَعُوكَ إِلَّا بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللَّهُ لَكَ،

Ketahuilah, Jika sekelompok manusia berkumpul untuk memberikan manfaat kepadamu dengan sesuatu, maka mereka tidak akan mampu memberi manfat kepadamu kecuali dengan sesuatu yang telah ditakdirkan untukmu

وَلَوِ اجْتَمَعُوا عَلَى أَنْ يَضُرُّوكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَضُرُّوكَ إِلَّا بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللَّهُ عَلَيْكَ،

Dan jika mereka berkumpul untuk mencelakaimu dengan sesuatu maka merekabtidan akan mampu mencelakaimu kecuali dengan sesuatu yang telah ditakdirkan menimpamu

رُفِعَتِ الْأَقْلَامُ وَجَفَّتِ الصُّحُفُ “.

Pena-pena (untuk menulis taqdir) telah diangkat dan lembaran lembaran (untuk menulis taqdir) sudah selesai ditulis

(Hadits Riwayat at Tirmidzi no. 2516, Ahmad 2669. Imam Tirmidzi mengatakan hadits ini hasan shohih)

Mari kita simak penulis ( Syaikh Abdul ‘Aziz bin Muhammad as Sadhan ) ketika mengurai kandungan hadits ini yang terkait pada pembahasan kita.

Wasiat Emas Ini Diterima Ibnu Abbas Ketika Belum Baligh

Penulis berkata,

ومن شواهد تعظيم التوحيد في نفوس الصغار. وصيته لابن عباس رضي الله تعالى عنهما، وكان عمر ابن عباس آنذاك دون البلوغ.

Salah satu diantara dalil yang menunjukkan pengagungan nilai-nilai tauhid pada jiwa anak kecil (yang dilakukan nabi shalallahu’alaihi wa sallam) adalah wasiat beliau kepada ibnu ‘Abbas rodhiyallahu’anhumaa tatkala usia beliau belum baligh

Benar sekali, ketika nabi shalallahu’alaihi wa sallam wafat, usia beliau adalah kurang lebih 10 tahun, sebagaimana disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Ibnu ‘Abbas rodhiyallaahu’anhumaa berkata,

مَاتَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا ابْنُ عَشْرِ سِنِينَ،

Rosululloh shalallahu’alaihi wa sallam wafat tatkala aku anak berusia 10 tahun

(Hadits Riwayat Ahmad 2604, shohih)

Jadi peristiwa dalam hadits, Ibnu ‘Abbas dibonceng rosululloh shalallahu’alaihi wa sallam adalah ketika beliau belum baligh.

Wasiat Tauhid Untuk Menjaga Allah Dan Manfaatnya

Penulis berkata,

ففيها الوصاية بحفظ أمر الله امتثالا، ونهيه اجتنابا، وأن من حفظ ذلك حفظه الله، ومن حفظ الله لعبده هدايته من ودلالته إلى ما فيه خيره في دينه ودنياه وآخرته.

Dalam hadits ini terdapat wasiat untuk menjaga perintah Allah dengan melaksanakannya, dan menjaga larangannya dengan menjauhinya. Orang yang menjaga perintah dan laranganNya, maka Allah akan menjaganya. Siapa yang Allah menjaganya maka Allah memberikan hidayah dan petunjuk pada yang membawa kebaikan agama, dunia dan akherat

Nasehat ini begitu pendek dan ringkas sehingga memudahkan seorang anak yang belum baligh, mampu menghafalnya dengan cepat. Wasiat ini kita temui pada ucapan nabi kita shalallahu’alaihi wa sallam

احْفَظِ اللَّهَ يَحْفَظْكَ،

Jagalah Allah, maka Allah akan menjagamu

احْفَظِ اللَّهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ،

Jagalah Allah, maka engkau akan mendapati Allah berada dihadapanmu

dan ucapan beliau shalallahu’alaihi wa sallam

احفظ الله تجده أمامك

Jagalah Allah maka engkau akan mendapati Allah selalu didepanmu

Wasiat Tauhid: Mintalah Hanya Kepada Allah

Penulis berkata,

ثم أوصاه بسؤال الله واستعانته به في تحقيق مطالبه وقضاء حوائجه

Kemudian Nabi shalallahu’alaihi wa sallam memberi wasiat untuk meminta kepada Allah dan memohohon pertolongan kepada Allah untuk mewujudkan apa yang dicari dan memenuhi kebutuhan-kebutuhan.

Ini sebagaimana disampaikan nabi kita shalallahu’alaihi wa sallam

إِذَا سَأَلْتَ فَاسْأَلِ اللَّهَ،

Jika kamu meminta, maka mintalah kepada Allah

وَإِذَا اسْتَعَنْتَ فَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ،

Dan jika kamu meminta pertolongan, mintalah pertolongan kepada Allah

Wasiat Meyakini Takdir Allah

Penulis berkata,

ثم رسخ في نفسه أن المقادير بيد الله تعالى؛ فلن يصيبك نفع أو ضر إلا ما كتب لك أو عليك، ومهما اجتمع الخلق وأرادوا أمرا – لك أو عليك ـ فلن يكون إلا ما كتب لك.

Kemudian menanamkan dalam jiwanya takdir-takdir ditangan Allah. Tidak akan pernah menimpa anda, manfaat atau kemudhorotan kecuali apa yang telah ditulis akan engkau dapatkan atau menimpamu. Walaupun makhluk berkumpul dan menginginkan suatu perkara yang bisa memberi manfaat atau memberi musibah kepadamu, maka tidak akan menimpamu kecuali apa yang ditakdirkan.

Faidah ini sebagaimana disabdakan nabi shalallahu’alaihi wa sallam

وَاعْلَمْ أَنَّ الْأُمَّةَ لَوِ اجْتَمَعَتْ عَلَى أَنْ يَنْفَعُوكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَنْفَعُوكَ إِلَّا بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللَّهُ لَكَ،

Ketahuilah, Jika sekelompok manusia berkumpul untuk memberikan manfaat kepadamu dengan sesuatu, maka mereka tidak akan mampu memberi manfat kepadamu kecuali dengan sesuatu yang telah ditakdirkan untukmu

وَلَوِ اجْتَمَعُوا عَلَى أَنْ يَضُرُّوكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَضُرُّوكَ إِلَّا بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللَّهُ عَلَيْكَ،

Dan jika mereka berkumpul untuk mencelakaimu dengan sesuatu maka merekabtidan akan mampu mencelakaimu kecuali dengan sesuatu yang telah ditakdirkan menimpamu

رُفِعَتِ الْأَقْلَامُ وَجَفَّتِ الصُّحُفُ “.

Pena-pena (untuk menulis taqdir) telah diangkat dan lembaran lembaran (untuk menulis taqdir) sudah selesai ditulis

Wasiat Selalu Taat Dalam Keadaan Senang dan Manfaatnya

Penulis berkata,

أن من لزم طاعة الله تعالى في حال الرخاء فلن يخذله الله في حال الشده

Barangsiapa yang melazimkan mentaati Allah tatkala dalam keadaan senang maka Allah tidak akan menelantarkannya tatkala ia dalam keadaan sempit.

kemudian penulis berkata kembali menjelaskan kandungan hadits tersebut,

ثم بين له أن من صبر نصر،

Kemudian Rosululloh shalallahu’alaihi wa sallam menjelaskan kepada ibnu Abbas, barangsiapa yang bersabar, maka akan ditolong Allah.

وأن الكرب يعقبه فرج،

Dan setiap satu kesulitan pasti akan diikuti dengan banyak kelapangan

وأن الأمور عند تعسرها تتيسر بإذن الله تعالى.

Setiap perkara sulit maka akan menjadi mudah dengan izin Allah

Sebuah nasehat ringkas, mudah dihafal, namun mengandung pondasi ilmu adab dan tauhid. Ilmu-ilmu inilah yang kita tanamkan kepada anak-anak lebih penting dari ilmu lainnya.

Semoga Allah menjadikan kita semua mampu meneladani nabi kita shalallahu’alaihi wa sallam dalam mendidik anak.

 

Ditulis dirumah ibunda, merjosari malang

8 Ramadhan 1440 (13 Mei 2019)

Abu Ahmad Ricki Kurniawan

 

? Penulis adalah Kepala Sekolah SDTA Kuttab Rumah Qur’an (Sekolah Dasar Tahfizh Al Qur’an). – Sekolah Tahfizh Bernuansa Sekolah Alam-

? Website: www.kuttab-rumahquran.com

? Grup Parenting Islam:

Akhwat : Murobbiyaat
https://chat.whatsapp.com/8fhdCzrCxnBAbK7C3WsdIS

Ikhwan : Al Murobbuun
https://chat.whatsapp.com/6UKrK5ZAQxDCVfk8vf9A7m

? Grup Tahsin:

Ikhwan:
https://chat.whatsapp.com/FpPc8RaxuIKLr13jCjN6RT

Akhwat:
https://chat.whatsapp.com/LeBzJamXdP64ZnbktTU3vy

? Channel youtube:

Kuttab RumahQur’an

Print Friendly, PDF & Email