{"version":"1.0","provider_name":"","provider_url":"https:\/\/kuttab-rumahquran.com","title":"Gimana Sih, Cara Ngajarin Anak Kecil Hadits? -","type":"rich","width":600,"height":338,"html":"<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"qRn17LlOE1\"><a href=\"https:\/\/kuttab-rumahquran.com\/index.php\/2022\/03\/27\/gimana-sih-cara-ngajarin-anak-kecil-hadits\/\">Gimana Sih, Cara Ngajarin Anak Kecil Hadits?<\/a><\/blockquote><iframe sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" src=\"https:\/\/kuttab-rumahquran.com\/index.php\/2022\/03\/27\/gimana-sih-cara-ngajarin-anak-kecil-hadits\/embed\/#?secret=qRn17LlOE1\" width=\"600\" height=\"338\" title=\"&#8220;Gimana Sih, Cara Ngajarin Anak Kecil Hadits?&#8221; &#8212; \" data-secret=\"qRn17LlOE1\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\" class=\"wp-embedded-content\"><\/iframe><script>\n\/*! This file is auto-generated *\/\n!function(d,l){\"use strict\";l.querySelector&&d.addEventListener&&\"undefined\"!=typeof URL&&(d.wp=d.wp||{},d.wp.receiveEmbedMessage||(d.wp.receiveEmbedMessage=function(e){var t=e.data;if((t||t.secret||t.message||t.value)&&!\/[^a-zA-Z0-9]\/.test(t.secret)){for(var s,r,n,a=l.querySelectorAll('iframe[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),o=l.querySelectorAll('blockquote[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),c=new RegExp(\"^https?:$\",\"i\"),i=0;i<o.length;i++)o[i].style.display=\"none\";for(i=0;i<a.length;i++)s=a[i],e.source===s.contentWindow&&(s.removeAttribute(\"style\"),\"height\"===t.message?(1e3<(r=parseInt(t.value,10))?r=1e3:~~r<200&&(r=200),s.height=r):\"link\"===t.message&&(r=new URL(s.getAttribute(\"src\")),n=new URL(t.value),c.test(n.protocol))&&n.host===r.host&&l.activeElement===s&&(d.top.location.href=t.value))}},d.addEventListener(\"message\",d.wp.receiveEmbedMessage,!1),l.addEventListener(\"DOMContentLoaded\",function(){for(var e,t,s=l.querySelectorAll(\"iframe.wp-embedded-content\"),r=0;r<s.length;r++)(t=(e=s[r]).getAttribute(\"data-secret\"))||(t=Math.random().toString(36).substring(2,12),e.src+=\"#?secret=\"+t,e.setAttribute(\"data-secret\",t)),e.contentWindow.postMessage({message:\"ready\",secret:t},\"*\")},!1)))}(window,document);\n<\/script>\n","thumbnail_url":"https:\/\/kuttab-rumahquran.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/20220328_050924_0000.png","thumbnail_width":1366,"thumbnail_height":768,"description":"Ayah Bunda, Al-Qur&#8217;an dan al-hadits bukanlah sekadar untuk dihafal. Al Qur&#8217;an dan hadits adalah pedoman hidup bagi kita semua. Siapakah di antara kita yang tidak berbahagia tatkala menyaksikan anak-anak kita terbiasa dengan hadits shohih? Tidakkah Anda merasa bersyukur ketika melihat anak anak Anda memiliki aqidah, ibadah, dan akhlak yang bersumber dari Al Qur&#8217;an dan hadits shohih? Lalu, bagaimana cara mengajarkan hadits kepada anak-anak? Usia 3-6 Tahun Pada usia ini kebanyakan anak-anak belum bisa membaca dan menulis, maka cara mengajarkan hadits bisa dilakukan dengan cara: 1. Membuat anak mendengar dan mengulangi hadits hingga mereka mampu menghafalkannya dengan baik tanpa merasa menghafal. 2. Gunakan hadits-hadits yang sangat ringkas yang mudah dihafal dan dipahami mereka. Jika haditsnya panjang, maka bisa dipotong menjadi kalimat yang ringkas. 3. Berilah hadiah setiap mereka mampu menghafal 1 hadits. 4. Sertakan hadits itu dalam kehidupan sehari-hari dengan mengingatkan hafalan haditsnya ketika menemui kejadian sehari-hari yang terkait dengan hadits tersebut. Usia 7-12 Tahun Sama dengan poin 1-4 hanya ada tambahan sebagai berikut: 5. Hadits yang dihafal bisa lebih panjang. 6. Jelaskan makna hadits dengan penjelasan yang mudah mereka fahami. 7. Sertakan kisah-kisah terkait makna hadits yang dihafal. Nah, sederhana dan mudah bukan? Inilah cara yang kami terapkan di Kuttab Rumah Qur&#8217;an. Kalau Anda ingin tahu contoh nyata poin-poin tadi, kepoin terus medsos kami, https:\/\/linktr.ee\/kuttab_ruqu Ingin langsung daftar? Boleh juga. https:\/\/forms.gle\/A3kGs9HvU3jaWrNT8"}